Welcome.
Hello. Welcome to my blog.
To navigate:
Pencil: Profile
Cloud: Blog posts
Umbrella: Tagboard
Snowflake: Affiliates and archives
Sun: Credits
Balada Anak Baru Gede
Sunday, November 16, 2014 | 2:11 AM
Ciyee judulnya sok iye ye, ehehe
Sebelom cuap-cuap panjang lebar, disini gua cuma mau mengukir sejarah hidup gua di masa ini, dimana blog ini udah jadi bagian hidup gua sejak SMP haha...
Bagian hidup disini gua artiin sebagai proses pendewasaan gua, semakin kesini gua makin berusaha kenal diri gua sendiri, apa yang gua pandang tentang sekitar gua dan apa yang sekitar gua pandang tenang gua...disini gak gampang, bener-bener gak gampang
Awalnya gua merasa proses pendewasaan gua terlambat, gua merasa ketinggalan jauh di banding temen2 seumuran gua bahkan dibawah gua beberapa tahun bahkan gua sempet merasa bahwa gua adalah orang terburuk yang pernah ada. Disini point pentingnya itu, gimana cara gua mandang diri gua dari sudut pada oranglain, yaps oranglain.
Semua ini berawal di masa perkuliahan, dimana gua nemuin banyak banget hal-hal yang ga gua sangka sebelumnya, dimana semua orang punya point of view yang berbeda antara satu orang dan lainnya terutama bagaimana cara memandang hidup itu sendiri
Oke, kesannya berat dan tua banget, tapi gua ga mau pelajaran mahal gua ini berlalu gitu aja karna gua mau jadiin ini sebagai bagian dai proses pendewasaan gua sehingga suatu saat nanti ketika gua udah bangkit dari keterpurukan gua, gua bisa tersenyum baca remedial-remedial kehidupan gua ini, remedial dimana gua harus berkali-kali dikasih ujian yg bagi gua terlalu berat dan gua harus melewatinya untuk naik kelas...naik kelas dalam proses pendewasaan ini
Setuju gak sih , temen adalah salah satu bagian penting dalam hidup seseorang?
Mungkin hal itu terkesan agak kekanak-kanakan, tapi gua disini sebagai salah satu orang yang merasakan hal itu, bagi gua, temen adalah saudara yang gua pilih.
Meskipun dalam prosesnya, gua banyak mnegalami kejadian yang gak enak.
Disaat gua dikecewakan, dibuat merasa gak berarti bahkan dianggap tidak pantas menjadi teman bagi seseorang dan ditinggalkan
Gimana rasanya? sedih dan tepuruk, apakah itu teralu berlebihan?
gua rasa tidak, disaat gua berteman baik dengan seseorang bagi baik buruknya dia udah gua terima sebagaimana dia menerima gua...namun kenyataannya gak senaif itu
Di dunia perkuliahan, ga sagampang itu. semua orang udah lahir dari latar belakang yang jauh berbeda, pola pikir yang berbeda dan tujuan hidup yang berbeda. Sangat sulit menemukan teman sejati di masa ini...
Siapa sih teman sejati itu? menurut gua teman sejati itu, seseorang yang menerima lo secara baik, entah sisi hina lo ataupun puji lo, dia gak akan menerima lo seutuhnya dengan gitu aja tapi dia juga mau lo bisa belajar menjadi lebih baik dengan tanpa merendahkan lo,dan dia gak akan menganggap lo orang yang gak pantas menjadi temannya karena lo berharga bagi dia, mungkin disaat dia kecewa dia akan marah tapi dia gak akan ninggalin lo sebagaimana lo akan merasa benar-benar sakit ketika lo ngecewain dia, dan lo akan terus belajar menjadi lebih baik sama dia karena dia berarti buat lo
Panjang yah, intinya dia akan bersama lo disaat proses hidup lo entah pait entah suka,naif?
kata naif itu cuma berlaku bagi orang-orang yang gak pernah merasakan nilai ketulusan.
Bagaimana bisa lo ga terima kekurangan seseorang sedangkan lo sendiri masih manusia yang kadarnya terbatas dan pasti punya kekurangan,
Bagaimana bisa lo menerima ketulusan kalo lo cuma berpandangan pait dan segi untung rugi dalam hidup ini? hidup bukan sekedar untung rugi tapi ada yang namanya pengorbanan dan nilai yang gak terbayar dengan apapun, semuanya didapat dari hati yg tulus.
Awalnya gua merasa sangat amat terpuruk dan kecewa dengan hilangnya teman (semu) gua satu persatu, semakin kesini gua semakin sadar. Akan hal-hal cacat cela buruknya diri gua dan ngebuat mereka ninggalin gua, ini gua jadiin pelajaran untuk bisa lebih baik lagi dan yang terpenting ... dari sinilah gua bisa nemuin siapa temen sejati gua dan nemun siapa diri gua sebenarnya.
Nemuin diri gua disini adalah saat dimana gua belajar bagaimana cara memperlakukan temen gua dengan baik, dengan merubah perilaku atau sikap gua yang kurang baik dan membuat diri gua sendiri gua sendiri jadi orang yang baik bagi sesama gua
Jadi bagai gua, sampai kapanpun teman itu sangat berarti dan hidup gua berarti karenanya juga cileeeeh
*NB : Tapi jangan naksir sama temen, bahaya haha.